SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menghadirkan produk terbaru PRUTotal Critical Protection (PRUTop) dan PRUTotal Critical Protection Syariah (PRUTotal Syariah).
PRUTop dan PRUTop Syariah menawarkan berbagai keunggulan mulai dari perlindungan kondisi kritis tanpa batasan, maksimal uang pertanggungan hingga Rp5 miliar, tidak ada ketentuan masa bertahan hidup, merupakan perlindungan kondisi kritis yang komplit, hingga mendapat perlindungan dari penyakit kritis yang belum ditemukan.
Senior Manager Product Development Prudential Indonesia, Sheila Widya Nanda mengatakan kebutuhan masyarakat Indonesia akan perlindungan makin dinamis. Dengan optimisme kampanye we do, Prudential terus berinovasi dengan meluncurkan PRUTop dan PRUTop Syariah.
Baca Juga : Usung Konsep Fairness, Prudential Indonesia Luncurkan PRUWell Medical dan PRUWell Medical Syariah
“PRUTop dan PRUTop Syariah rangkaian solusi asuransi yanh melindungi masyarakat dari kondisi kritis secara total,” ujar Sheila dalam konferensi pers di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar, Senin (20/1/2020).
Sheila menilai, asuransi kondisi kritis saat ini hanya terbatas pada diagnosis jenis penyakit. Untuk itu, Prudential menawarkan PRUTop dan PRUTop Syariah dengan konsep baru yang menawarkan perlindungan kondisi kritis yang berfokus pada perawatan, tindakan, atau ketidakmampuan permanen yang terjadi akibat kondisi kritis.
Sejak launching kata Sheila, pada 13 Januari 2020 lalu antusias masyarakat sangat tinggi karena merupakan produk pertama di pasar asuransi yang mencakup secara menyeluruh tanpa ada batas jumlah penyakit kritis hingga penyakit yang belum ditemukan.
Baca Juga : Prudential Indonesia dan Prudential Syariah Dukung Perempuan Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan
“Untuk preminya sendiri, kita sesuaikan kondisi kritisnya berdasarkan jenis kelamin, umur, dan kebutuhan nasabah itu berapa. Tapi, semakin muda semakin murah dan semakin tua juga semakin mahal,” tambahnya.
Penulis: Sri Wahyudi Astuti
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Komentar