SULSELSATU.com, PAREPARE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menggelar rapat dengar pendapat (RDP) melalui Komisi III DPRD Parepare bersama warga, Selasa (04/02/2020).
Pada rapat itu, tiga agenda yang dibicarakan, yakni mengenai pintu gerbang RS Hasri Ainun Habibie, bantuan pasca bencana dan kasus tanah yang dikuasai Hj Maryam.
Anggota Komisi III DPRD Parepare, Andi Muh Fudail mengatakan, setelah mendengar penyampaian dan penjelasan dari warga, sebagai perwakilan rakyat pihaknya akan berupaya mencarikan solusi yang terbaik agar tidak ada yang menjadi korban.
Baca Juga : VIDEO: RDP Soal Pelanggaran Etik Rudy Soik, Tanggapan Anggota DPR Rudianto Lallo Dipuji Pimpinan Komisi
Dia menambahkan, akan mencermati kembali posisi pintu gerbang yang posisinya didepan jalan akses masyarakat. Selain itu, melakukan komunikasi dengan pemilik tanah untuk dibebaskan yang nantinya akan menjadi akses masyarakat disekitar RS.
“Terkait adanya somasi dari pihak pelaksana, maka itu akan dicarikan solusi. Saat ini plaksana proyek telah diberi penyampaian untuk menghentikan pekerjaan,” ujarnya.
Sementara, Ketua Komisi III DPRD Parepare Rudy Najamuddin mengaku, mestinya pekerjaan Gapura itu disosialisasikan lebih dulu kepada mayarakat sebelum dikerjakan.
Baca Juga : VIDEO: Polisi Bantah Aniaya Tahanan hingga Meninggal
“Terkait pekerjaan Gapura diduga Perencanaan yang keliru, karena tidak mempertimbangkan asas manfaat dan peruntukannya,” tegas dia.
Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Komentar