Logo Sulselsatu

Teruji Kepemimpinannya, SS-AK Diunggulkan di Debat Kandidat

Yulhaidir Ibrahim
Yulhaidir Ibrahim

Minggu, 25 Oktober 2020 12:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 di Pilkada Barru, Suardi Saleh-Aska Mappe (SS-AK) diunggulkan bakal lebih menguasai debat kandidat yang rencananya digelar tiga kali.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Luhur Prianto menilai, SS-AK sangat memungkinkan mengungguli kandidat lainnya dalam penguasaan materi debat. Apalagi, Suardi Saleh merupakan bupati yang teruji kepemimpinan dan pengalamannya.

Ditambah lagi selama ini, baik Suardi maupun Aska sangat konsisten memaparkan 10 program unggulannya yang diyakini penyempurnaan dan lanjutan dari program di periode pertama Suardi Saleh.

“Program ini menjadi magnet tersendiri bagi pasangan SS-AK untuk dapat meraih simpati dan dukungan dari masyarakat Barru, sehingga bisa kembali melenggang memimpin untuk kedua kalinya”, kata Luhur, Minggu, (26/10/2020).

Ia mengurai, program yang ditawarkan SS-AK menjadi salah satu solusi yang dibutuhkan warga. Seperti di bidang pendidikan, Suardi Saleh mampu membuat terobosan dengan melakukan kerja sama, seperti Universitas Hasanuddin (Unhas).

Begitu juga di bidang pertanian, pasangan ini punya komitmen melaksanakan modernisasi pertanian. Diantaranya menyediakan traktor hingga mesin pemotong padi. Begitu juga dengan perikanan, akan memberikan bantuan mesin dan perahu.

Sedangkan untuk kesehatan, Suardi Saleh bersama Aska Mappe menyediakan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit keliling. Termasuk membangun rumah singgah. Karena itu, jika pemilih berdasarkan pada program, maka besar kemungkinan memilih SS-AK.

“Seberapa besar proporsi pemilih rasional di Barru. Karena biasanya hanya pemilih rasional yang preferensi memilihnya berbasis program. Kalau tipe pemilih tradisional, preferensi memilihnya lebih pada aspek sosio-psikologis,” lanjutnya.

Ia mengatakan jika pemimpin petahana selalu punya previlege pada soal kedekatan dengan pemilih. Terutama jika di masa kepemimpinan incumbent mampu membangun kedekatan warga dari program yang dijalankan.

“Apalagi kalau karakter pemimpin petahana ini dipersepsi cukup merakyat. Tentu incumbent punya diferensiasi di banding calon lain yang baru bersosialisasi di momen Pilkada,” pungkasnya.

Penulis : Asriadi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar26 November 2024 22:38
KPU Makassar Musnahkan 2.150 Surat Suara Rusak Jelang Pilkada 2024
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan pemusnahan terhadap 2.150 surat suara yang rusak dan tidak layak paka...
Video26 November 2024 22:36
VIDEO: Jelang Pencoblosan, Gakkumdu Luwu Timur Amankan 121 Amplop Berisi Uang Rp200 Ribu
SULSELSATU.com – Sentra Gakkumdu Luwu Timur mengamankan 121 amplop menjelang pemungutan suara Pilkada 2024. Amplop tersebut diduga milik salah s...
Makassar26 November 2024 21:17
Jelang Pencoblosan, Appi Zikir dan Doa Bersama di Panti Asuhan
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua DPD II Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin kunjungi panti asuhan Ummu Aiman sekaligus menggelar dzikir dan doa ...
Video26 November 2024 20:47
VIDEO: Ibu di Morowali Utara Bertemu Anak yang Hilang Selama 26 Tahun Silam
SULSELSATU.com – Seorang ibu di Morowali Utara, Sulawesi Tengah bertemu dengan anaknya yang hilang selama 26 tahun. Momen haru tersebut terekam ...