Logo Sulselsatu

Kasus Dugaan Gratifikasi Bansos Covid-19, Nurdin Abdullah Panggil Abdul Hayat

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 22 Januari 2021 21:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) memanggil Sekretaris Daerah pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani untuk memberi keterangan terkait tuduhan yang menyeret namanya dalam kasus gratifikasi anggaran Covid-19.

Nurdin mengatakan telah meminta Hayat memberi keterangan dengan jujur terkait tuduhan gratifikasi anggaran Covid-19.

“Sudah saya panggil Sekda. Tapi pak Sekda bilang tidak ada. Di APIP sudah jelas semua. Tentu butuh pembuktian,” kata Nurdin, Jumat, (22/1/2021).

Baca Juga : Kejari Tetapkan Mantan Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng Tersangka, Nama Prof Nurdin Abdullah Ikut Terseret

Meski begitu, Nurdin menegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam kasus gratifikasi anggaran Covid-19 tersebut akan di copot dari jabatannya.

“Jadi kalau masih ada yang berani bermain-main, ya udah risikonya ada. Termasuk soal ini. Kepala bidangnya kan langsung saya copot karena hasil pemeriksaan,” tegas Nurdin.

Yang terpenting kata Nurdin bagaimana Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) Provinsi Sulsel untuk secepatnya memproses pengembalian kerugian negara yang dinilai cukup besar yakni Rp1,4 miliar.

Baca Juga : Disebut Masuk Tim Pemenangan Paslon di Pilgub Sulsel, Ini Kata Nurdin Abdullah

“Makanya kita lihatlah nanti. Yang penting sekarang TPTGR, saya minta kembalikan kerugian negara Rp1,4 miliar. Kedua, kita akan limpahkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Sulsel, Kasmin, menyeret nama Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Abdul Hayat Gani dalam kasus dugaan gratifikasi anggaran Covid-19.

Kasmin mengaku bahwa ia ditelpon oleh orang kepercayaan Sekprov Sulsel yang bernama Albar dan diminta untuk datang ke Hotel Grand Asia, lantai 7. Sesampai di sana, Kasmin disodorkan uang Rp 170 juta. Uang tersebut kata Kasmin diberikan oleh PT Rifat Sejahtera dan dititip melalui Albar.

Baca Juga : Abdul Hayat Gani Resmi Jabat Pj Wali Kota Parepare, Fokus Urus Pilkada Hingga Inflasi

Namun Kasmin menolak uang tersebut, karena menolak, ia kemudian di panggil keruangan Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel.

“Jadi kalau mau tau kenapa itu tanya ke PT Rifat Sejahtera, kenapa dana dititip lewat Albar, siapa itu Albar? Anggotanya pak Sekprov toh. Rp170 juta saya tolak pada saat itu, saya tidak mau pak,” kata Kasmin. (*)

Penulis: JAHIR MAJID

Baca Juga : Iksan Iskandar Bersama Warga Jeneponto Terharu Saat Bertemu Nurdin Abdullah

Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar06 April 2025 11:42
Halal Bi Halal IKAHU: Amran Sulaiman Dorong Alumni Satukan Barisan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (IKAHU) Makassar menggelar kegiatan Halal Bihalal di Hotel Aryadu...
Sulsel06 April 2025 08:42
Halal Bi Halal Alumni SMPN 2 Parepare Angkatan 2000: Ajang Silaturahmi, Nostalgia, dan Refleksi Kepemimpinan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri, alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 P...
Video06 April 2025 06:50
VIDEO: Jenazah Korban Tenggelam di Sungai Jombe Jeneponto Berhasil Ditemukan
SULSELSATU.com – Tim BASARNAS berhasil menemukan jenazah korban tenggelam di Sungai Batu Gincing, Kabupaten Jeneponto, setelah melakukan pencari...
Sulsel05 April 2025 21:48
Sekwan DPRD Takalar Diduga Potong 10 Persen Dana BOP, Ini Klarifikasinya
SULSELSATU.com, TAKALAR — Dugaan penyalahgunaan wewenang kembali mencuat di lingkup DPRD Takalar. Kali ini, sorotan tertuju pada Sekretaris Dewan (S...