SULSELSATU.com, SOROWAKO – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menciptakan proses rekrutmen yang transparan dan inklusif melalui Forum Group Discussion (FGD).
Mengambil tema ‘Membangun Mekanisme Rekrutmen Partisipatif untuk Keberlanjutan’, FGD diselenggarakan oleh Departemen External Relations dan Human Capital PT Vale, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Pemerintah Provinsi Sulsel.
Tujuan merumuskan mekanisme rekrutmen non-staf yang lebih partisipatif dan inklusif.
Baca Juga : Tanam Pohon Serentak Demi Ketahanan Pangan, PT Vale IGP Pomalaa Kolaborasi dengan Gubernur Sultra
Diselenggarakan pada 3-5 Oktober 2024 di Aula Ontaeluwu, Sorowako, Luwu Timur, FGD ini melibatkan 39 perwakilan dari berbagai elemen masyarakat di empat wilayah: Nuha, Towuti, Malili, dan Wasuponda.
Fokus utama diskusi ini adalah menciptakan mekanisme yang memastikan keadilan dan inklusi dalam proses rekrutmen.
Diskusi yang berlangsung mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kepercayaan dan saling pengertian antara PT Vale dan masyarakat lokal.
Baca Juga : Dua Proyek Smelter HPAL PT Vale Prediksi Rampung 2027, Produksi Nikel Capai 180 Ribu Ton
Para peserta sepakat bahwa mendengarkan masukan dari masyarakat adalah langkah penting untuk menciptakan proses yang adil dan transparan.
Industri pertambangan sering kali menghadapi tantangan dalam hal keterbukaan dan pemberdayaan tenaga kerja lokal, dengan persepsi bahwa proses rekrutmen lebih menguntungkan tenaga kerja luar daerah dan kontraktor.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada Februari 2024 mencatat jumlah angkatan kerja di wilayah ini mencapai 9.312.019 orang, dengan tingkat pengangguran sebesar 230.670 orang.
Baca Juga : Buka Puasa Bersama Media, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Pertambangan Berkelanjutan
Di Kabupaten Luwu Timur, 62,51 persen dari tenaga kerja adalah laki-laki dan 37,49 persen adalah perempuan. Namun, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 0,94 persen dibandingkan 2022, menunjukkan tantangan yang lebih besar dalam penciptaan lapangan kerja.
World Economic Forum melaporkan di tahun 2021 sekitar 70 persen generasi muda tidak tertarik berkarier di sektor pertambangan, dipicu oleh persepsi negatif terkait isu lingkungan dan kesetaraan gender.
Hal ini menjadi tantangan dalam proses rekrutmen, meskipun PT Vale saat ini memiliki 3.067 karyawan, di mana 2.584 (83 persen) di antaranya adalah tenaga kerja lokal. Tantangan dalam memastikan proses rekrutmen yang adil tetap ada.
Baca Juga : Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal, PT Vale dan Alkhairaat Peletakan Batu Pertama Welding Academy
Seiring berjalan, PT Vale menyadari tanggung jawabnya untuk berinvestasi dalam pelatihan dan pendidikan bagi tenaga kerja lokal agar dapat memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Melalui langkah ini, PT Vale berkomitmen untuk menciptakan mekanisme rekrutmen yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang lebih adil bagi semua.
Gustaf Ganna Songgo selaku Head of Human Resources Business Partner and Industrial Relations PT Vale menekankan pentingnya melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses rekrutmen.
Baca Juga : Buka Puasa Bersama Media di Palu, PT Vale Perkuat Kolaborasi untuk Keberlanjutan
“Kami berkomitmen untuk mendengarkan suara masyarakat. FGD ini bukan sekadar forum, tetapi langkah nyata menuju perbaikan mekanisme rekrutmen kami. Inklusi dan transparansi bukan hanya tanggung jawab kami, tetapi juga harapan masyarakat yang harus kami penuhi,” ujarnya.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur Alamsyah memberikan apresiasi atas inisiatif ini, serta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan.
“Rekrutmen yang transparan adalah fondasi bagi hubungan yang kuat antara perusahaan dan masyarakat. Ini bukan sekadar prosedur; ini tentang membangun masa depan yang lebih baik bersama,” katanya.
Senada dengan itu, Akhryanto selaku Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, menegaskan komitmen PT Vale.
“Diskusi terbuka ini menunjukkan bahwa PT Vale tidak hanya berbicara tentang keadilan, tetapi juga bertindak untuk mewujudkannya. Ini adalah contoh yang patut ditiru oleh perusahaan lain,” jelasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Komentar