SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menahan seluruh proyek milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Termasuk, proyek presitisius pada pemerintahan Moh Ramdhan Pomanto (DP). Seperti, solar panel hingga program motor listrik sampah.
Munafri Arifuddin berdalih keputusan tersebut diambil untuk memastikan keselarasan dengan program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kalau proyek-proyek yang ada itu kan kita hold dulu semuanya. Kita akan lihat apakah sejalan dengan program unggulan dan urgensinya seperti apa,” ujar Munafri, Senin (24/3/2025).
Ia mencontohkan, dalam proyek solar panel, perlu dipastikan terlebih dahulu apakah infrastruktur sekolah sudah memadai.
“Jangan sampai kita pasang, tapi atapnya tidak kuat dan bisa jatuh. Ini membutuhkan kajian lebih lanjut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa semua proyek yang dilelang harus melalui studi kelayakan (feasibility study) agar dapat dipastikan manfaat dan urgensinya.
“Kita lihat mana yang lebih penting, apakah solar panel atau membangun sekolah, memperbaiki toilet SD dan SMP, atau bahkan membeli tanah untuk kantor lurah yang masih berstatus kontrak,” tegasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Komentar