Appi Tegaskan Golkar Makassar Siap Hadapi Tantangan Politik dengan Struktur Baru

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPD II Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa perubahan struktur kepengurusan partai merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPD II Golkar Makassar telah diterbitkan oleh DPD I Golkar Sulawesi Selatan, dengan sejumlah perubahan dalam susunan pengurus. Andi Suharmika kini menjabat sebagai Sekretaris menggantikan Abd Wahab Tahir, sementara posisi Ketua Harian ditempati oleh Ismail, dan Bendahara diisi oleh Andi Rian.
“Perubahan ini bukan sekadar pergeseran posisi, tetapi langkah strategis agar organisasi lebih efektif dan siap menghadapi berbagai agenda politik mendatang,” ujar Appi kepada wartawan di Hotel Aryaduta, Kamis (27/3/2025) malam.
Appi menjelaskan bahwa salah satu fokus utama kepengurusan baru adalah memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kecamatan.
Saat ini, enam pimpinan kecamatan masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt), sehingga perlu segera didefinitifkan agar roda organisasi berjalan lebih optimal.
“Program utama kami saat ini adalah menuntaskan struktur kepemimpinan di tingkat kecamatan. Ada enam kecamatan yang masih Plt, dan ini harus segera definitif agar kerja-kerja politik lebih maksimal,” tegasnya.
Selain agenda konsolidasi internal, Appi menegaskan bahwa Golkar Makassar memiliki target jangka panjang, yaitu memenangkan kembali pemilihan legislatif dan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Makassar.
“Kemarin kita menang suara, tetapi kalah dalam jumlah kursi. Strategi ini harus diubah agar Golkar bisa kembali mendominasi dan menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Makassar,” ungkapnya.
Dengan struktur kepengurusan yang baru, Appi optimistis Golkar Makassar akan semakin solid dan siap menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Appi juga berharap kepengurusan yang lebih efektif ini dapat membawa kemenangan bagi Golkar dalam kontestasi politik mendatang.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News