SULSELSATU,com, MAKASSAR – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) periode 2025-2030.
Amran terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KKSS yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Jumat (11/4/2025).
Aklamasi tersebut terjadi setelah Amran mendapat dukungan mayoritas suara dari para pemilik hak suara yang hadir dalam Mubes. Ini menjadi bentuk kepercayaan penuh terhadap tokoh nasional asal Sulsel itu untuk memimpin paguyuban besar warga Sulawesi Selatan di perantauan.
Baca Juga : Kementan Siapkan Wajo dan Sidrap untuk Pusat Peternakan Sapi Perah
Dalam keterangannya kepada media usai terpilih, Amran menyampaikan komitmennya untuk memimpin KKSS dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bugis-Makassar sebagai pondasi utama.
“Insya Allah kami akan menjalankan amanah ini dengan baik, sesuai prinsip orang Bugis: ma’bulo sipeppa, toddopuli, sipakatau sipakainge sipatokkong. Intinya kita harus solid. KKSS Insya Allah bisa memberi kontribusi besar, tidak hanya untuk Sulawesi Selatan, tapi juga untuk Indonesia bahkan dunia,” ujar Amran.
Amran juga menekankan pentingnya meneladani tokoh-tokoh besar asal Sulsel yang dikenal luas karena integritas dan kontribusinya, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Ia menyebut nama-nama seperti Jenderal Andi Muhammad Yusuf, Baharuddin Lopa, Aksa Mahmud, Jusuf Kalla, hingga BJ Habibie.
Baca Juga : Waris Halid Tekankan Pentingnya Pengawasan di Daerah untuk Sukseskan Program Swasembada Pangan
“Beliau-beliau ini adalah sosok yang menjadi obor penerang di mana pun warga Sulawesi Selatan berada. Mereka adalah contoh integritas, keteladanan, dan pengabdian,” tambahnya.
Lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa filosofi budaya Bugis tidak boleh dilupakan dan harus diwariskan dari generasi ke generasi. Menurutnya, budaya adalah akar identitas yang menjadi kekuatan di tengah dinamika zaman.
Selain budaya, ia juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi dan pendidikan di era disrupsi yang ditandai oleh perubahan teknologi, krisis iklim, dan tantangan kesehatan global.
Baca Juga : Nasaruddin Umar dan Amran Sulaiman, 2 Menteri Asal Sulsel Masuk Daftar Berkinerja Terbaik Versi Indikator
“Tanpa ekonomi yang kuat, kita bisa terpinggirkan. Pendidikan juga mutlak di zaman sekarang ini. Di era keterbukaan dan disrupsi seperti saat ini, kita harus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tutupnya.
Mubes KKSS tahun ini menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali semangat kekeluargaan dan kolaborasi seluruh warga Sulsel yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan luar negeri.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Komentar